AcehBener MeriahGAYOHukum

Soal Penanganan Kebakaran, Ratusan Pemuda di Bener Meriah Minta Pemkab Minta Maaf dan Kepala BPBD Dicopot

Pemuda pertanyakan keberadaan armada Damkar

Penulis: Iwan Bahagia

BENER MERIAH, SUARAGAYO.com – Penanganan bencana kebakaran oleh Pemkab Bener Meriah menjadi sorotan ratusan pemuda dari Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah Sabtu(15/8/2020) malam.

Sebab bencana yang sama terjadi selama dua hari berturut-turut, membuat para pemuda geram terhasap pemerintah setempat. Apalagi BPBD sebagai pelaksana penanganan bencana tersebut.

Mereka geram dan mendatangi Pendopo Bupati Bener Meriah, sebab ebakaran yang membuat sekitar 20 ruko warga rusak berat pada Jumat (14/8/2020) di Kampung Pasar Simpang Tiga dan sehari setelahnya rumah yang terbakar di Kampung Ujung Gele, Kecamatan Bukit, Kabupaten Bener Meriah.

Kepada Bupati Bener Meriah, Sarkawi, para pemuda menyampaikan kemarahan karena kebakaran di Pasar Simpang Tiga tidak mengguakan Damkar dari Bener Meriah sepenuhnya.

Bahkan di Kampung Ujung Gele Sabtu Sore, pemadaman hanya melibatkan sebuah mobil tangki air dan satu unit mobil water canon milik Satuan Brimob Polres Bener Meriah yang datang ke lokasi untuk memadamkan api.

Seperti layaknta demontrasi, para pemuda melakukan aksi bakar ban. Menuntut pertanggungjawaban kepada pemerintah, termasuk mendesak Kepala BPBD Bener Meriah, Abdul Kadir mundur dari jabatan.

Puluhan aparat kepolisian dari Polres Bener Meriah dikerahkan ke lokasi untuk mengamankan aksi.

“Kami meminta Bupati Bener Meriah, Kepala BPBD Bener Meriah, mewakili pemerintah meminta maaf kepada masyarakat, terutama korban kebakaran,” ucap seorang pemuda didepan gerbang bupati.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih berada di Pendopo Bupati Bener Meriah.

Bupati Bener Meriah, Sarkawi kemudian diketahui sempat menghadapi massa untuk mendengarkan pendapat para pemuda.

 

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button