GAYOTakengon

Studi Tour Dispar Aceh Tengah ke Yogyakarta, Azman: Program Mubazir saat Pandemi, yang Ikut Tak Berkompeten

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Dinas Pariwisata Aceh Tengah yang menggelar studi tour ke Yogyakarta baru-baru ini, dikritik salah seorang pegiat pariwisata, Azman.

Menurutnya, program studi tour tersebut tidak layak dilakukan, di tengah masih berlangsungnya pandemik COVID-19.

Bukan hanya itu, program tersebut dianggap menghamburkan uang negara, dan dianggap mubazir.

Kegiatan peningkatan sumberdaya manusia pariwisata dari Dinas Pariwisata dalam bidang perhotelan Aceh Tengah,  juga dianggap Azman tidak begitu bermanfaat, apalagi diikuti peserta yang tak berkompeten.

Terlebih katan dia, pelatihan itu diikuti oleh orang-orang yang tidak berkompeten atau diduga orang dalam dinas, yang bukan berorentasi dalam bidang perhotelan.

“Saya kira ini pola lama. Uangnya belum habis, ya akhirnya dibuat kegiatan ini, sementara menurut hemat saya, banyak kepentingan yang lebih baik seperti menata wajah pariwisata di Aceh Tengah. Mungkin keuntungannya lebih mengiurkan dengan kegiatan studi tour ini. Karena bisa menikmati jalan-jalan gratis yang di lakoni pihak dinas,” jelas Azman, dalam siaran tertulis yang diterima Suaragayo.com, Jumat (15/10/2021).

Ia berhadap Dinas Pariwisata bisa transparan dalam menjalankan setiap program yang menggunakan uang rakyat

“Kalaulah kegiatan ke luar daerah itu bermanfaat, tentu tidak menjadi persoalan. Tapi sebaliknya jika tidak ada urgensinya, ini yang harus dipertanyakan,” pungkas Azman.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button