AcehGAYONasionalOlahragaTakengon

Ternyata Pra PORA Arung Jeram di Sungai Pesangan Merupakan Kejuaraan Pertama di Indonesia saat Pandemik

TAKENGON,SUARAGAYO.Com – Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Pusat, Amalia Yunita, menyebut Kejuaraan Pra PORA Cabor Arung Jeram di Aceh Tengah merupakan kegiatan pertama yang digelar di Indonesia di tengah Pandemi COVID-19.

Sebab selama pandemi berlangsung beberapa tahun lalu, tidak ada lagi event resmi yang digelar oleh pengurus FAJI di seluruh wilayah Indonesia karena berlakunya pembatasan.

Hal itu dikatakan Yunita saat memberikan sambuta pada puncak Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA) yang di selenggarakan di Sungai Pesangan, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (8/10/2021).

Ia mengucapkan rasa syukur, karena kegiatan Pra PORA bisa diselesaikan dalam lima hari.

Ia menyebut, Pra Pora Cabang Olahraga (Cabor) Arung Jeram adalah event pertama yang di selenggarakan di Indonesia di tengah pemulihan pasca pandemi COVID-19.

“Pra PORA Aceh ini adalah kejuaraan pertama arung jeram yang dilaksanakan di Indonesia, yakni di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, selama masa pandemi,” kata Yunita.

Ia memberikan apresiasi terhadap FAJI di Aceh secara keseluruhan, karena menjalankan Pra PORA dengan sukses di saat penanganan COVID-19 masih berlangsung.

“Kita mengapresiasi kepada teman-teman pengurus FAJI Aceh karena sudah berani mengadakan event ini, yang diikuti peserta dari 14 kabupaten kota di Provinsi Aceh. Dan kami dari pengurus FAJI pusat akan terus mendukung,” lanjutnya

Salah satu kesuksesan dari terselenggaranya event Pra PORA Cabor Arung Jeram sebut Yunita, tidak hanya sebatas bagian olahraga saja, melainkan terimbas dalam sektor pariwisata.

“Ini bisa menjadi awal yang baik, dan setelah berakhirnya event, kawasan ini tetap menjadi tempat wisata. Karena dari gaungnya berubah-ubah, kejuaraan yang terdengar ke seluruh lapisan masyarakat, membuat orang-orang untuk melihat dan mencoba tantangan sungai ini,” ungkap yunita.

Ia mengungkapkan rasa kagum saat melihat pemandangan Sungai Pesangan yang tidak ia temui di Pulau Jawa, yakni kejernihan airnya.

“Di Jawa saya tidak menemukan lagi sungai yang jernih, jadi saya kagum begitu melihat air sungai pesangan ini,” tambah Yunita.

Ini juga adalah salah satu potensi yang dapat melahirkan suatu tempat wisata yang berkembang.

Ia juga berharap suatu saat nanti bisa datang kembali ke daerah ini, dan melihat kawasan Sungai Pesangan menjadi tempat yang ramai dikunjungi oleh wisatawan.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button