GAYOOlahragaTakengon

Tim Basket Aceh Tengah Dilepas Menuju Pra PORA, Pemkab dan KONI Beri Dukungan

Penulis: Iwan Bahagia

 

TAKENGON, SUARAGAYO.Com – Atlet Cabang Olahraga Bola Basket  Aceh Tengah Resmi dilepas untuk berangkat menuju Pra Pekan Olahraga Aceh (PORA) 2021 di Banda Aceh, Jumat (5/11/2021)

Acara pelepasan itu berlangsung secara sederhana di Sekretariat Komite Nasional Olahraga Indonesia (KONI) Aceh Tengah di eks Gentala Gentala, Kampung Merah Mersah, Kecamatan Lut Tawar.

Pada kesempatan itu, pelatih bola basket Aceh Tengah, Diki Ramadhan melaporkan, perwakilan tim basket Aceh Tengah dalam ajang pra PORA sudah mengikuti technical meeting di Banda Aceh.

Diki mengungkapkan, selama atlet tidak dapat berlatih maksimal karena pandemi COVID19. Meski demikian, pihaknya mengupayakan untuk meraih tiket PORA.

 

“Insya Allah kami raih tiket PORA dengan usaha bersama,” ucap Diki.

Untuk itu, Diki meminta dukungan penuh dari KONI dan Dispora Aceh Tengah untuk keberhasilan tim basket yang berjumlah 24 orang.

Atlet yang ikut ajang tersebut sebut Diki, sesuai syarat pra PORA, harus lahir pada Tahun 2002. Kecuali untuk Nomor Lomba 3×3, atlet yang ikut harus lahir pada Tahun 2021.

“Tim kita turunkan penuh tim putra dan putri, serta untuk Nomor Lomba 3×3 dari empat nomor yang dilombakan.

Sementara itu Ketua KONI Aceh Tengah, Djumhur, menjelaskan, dalam agama islam, diajarkan untuk menjaga pola hidup sehat, salah satunya dengan berolahraga. Sebab lanjut Djumhur, dalam tubuh yang sehat, ada jiwa yang kuat.

“Saya sebagai Ketua KONI Aceh Tengah bersama Plt Kadispora bersama Perbasi Aceh Tengah mendoakan supaya mendapat hasil maksimal.

“Yang paling penting itu usaha, selain itu Allah yang tentukan. Kami mendoakan agar tim basket lulus ke PORA,” ucap Djumhur.

Selama pandemi papar Djumhur, banyak Cabor yang tidak bisa melakukan latihan maksimal, termasuk dengan kebijakan pemerintah yang menutup lapangan untuk latihan selama beberapa tahun.

Dalam hal ini tambah Djumhur, dari beberapa olahraga yang sudah dipertandingkan dalam ajang Pra PORA, dua Cabor tidak lolos, selebihnya sudah mendapat tiket menuju PORA.

“Kami juga sudah melepas atlet tinju dan karate baru-baru ini. Kami sadari Cabang Olahraga tim beregu itu punya tantangan tersendiri. Namun kai ini kami menyampaikan, lolos pra PORA saja kami sudah bangga,” tambah Djumhur lagi.

Pihaknya mendoakan agar mencapai prestasi maksimal, namun diharapkan para atlet dapat menjaga fisik serta memiliki waktu istirahat yang cukup.

“Kami ucapkan selamat berangkat tim basker Aceh Tengah, semoga hasil maksimal, berangkat dalam keadaan sehat, dan pulang dalam keadaan sehat,” ungkap Djumhur.

Terkait keberangkatan atlet Pra PORA, Plt Kadispora Aceh Tengah, Zulfan Diara Gayo menjelaskan, Pemerintah Daerah selama ini mendukung fasilitasi olahraga dengan upaya mengusulkan 33 Cabor yang diikutsertakan dalam ajang pra PORA, meskipun dengan keterbatasan anggaran, apalagi sebelumnya ada refoccusing selama pandemi COVID-19.

“Para atlet ini mewakili sekitar 250 ribu masyarakat Aceh Tengah, itu harus menjadi pegangan, bahwa kalian adalah mewakili pemuda Aceh Tengah, jadi kalian diharapkan mendapatkan juara,” ucap Zulfan.

Zulfan mengaku sering melihat proses latihan atlet basket di lapangan, sehingga pihaknya meyakini kerja keras tim ini untuk mendapatkan tiket PORA.

“Jangan lupa shalat, atur penggunaan handphone. Pemkab berharap kalian meraih tiket PORA,” ungkap Zulfan.

Sementara itu Ketua Perbasi Aceh Tengah, Illiyandi atau Dadong mengungkapkan, selama ini basket pernah memperoleh medali perunggu pada PORA sebelumnya, yakni PORA 2018 dengan raihan 1 perunggu untuk Nomor Lomba Team Putra 5×5.

“Saya ingin kalian meningkatkan prestasi, karena kita sudah menggunakan uang daerah dalam program pembinaan selama bertahun-tahun,” ungkap Dadong.


Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button