AcehBener MeriahGAYOTakengon
Trending

Update: 11 Warga Bener Meriah Positif Covid-19, Aceh Tengah Jadi 4 Orang

Tenaga Medis Masih Mendominasi

Penulis: Iwan Bahagia

TAKENGON, SUARAGAYO.com – Angka penularan covid-19 terus bertambah di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, pada akhir Juli 2020.

Bahkan informasi positif corona sempat mengejutkan publik Bener Meriah.

Mengapa tidak, setelah sempat mencatatkan angka positif covid-19 mencapai 11 orang pada Rabu 29 Juli, sehari kemudian bertambah menjadi 21 orang dengan 10 nama baru yang terkonfirmasi.

Seperti dikatakan Juru Bicara Satgas Covid-19 Bener Meriah, Riswandika. Pihaknya telah mengkonfirmasi penambahan 21 orang yang terinfeksi virus corona selama dua hari.

Penambahan itu masih berhubungan dengan uji Swab kepada perawat dan masyarakat yang sampel lendir bagian tenggorokan dikirimkan ke Banda Aceh.

Berdasarkan data yang diperoleh Kompas.com, inisial mereka yang dinyatakan positif covid-19 adalah FS (26), SM (39), MF (33), AH (23), ZH, SD (42,), HM (39), 8. AS (15), ZE (38), IS (35).

Mereka semua tersebar dari 4 Kecamatan, yakni Bandar, Bukit, Wih Pesam, Bene Kelipah.

“Hari ini akan melakukan tracking terhadap pihak-pihak yang telah kontak langsung dengan orang-orang yang dinyatakan positif,” kata Riswandika, saat dihubungi Suaragayo.com, Kamis (30/7/2020).

Dia menjelaskan, dari 10 orang terakhir yang terkonfirmasi positif, dua diantaranya adalah tenaga kesehatan.

“Yang kita curigai mereka pernah kontak erat dengan BS dan YL,” kata Riswandika.

Inisial BS dan YL adalah dua orang yang terlebih dahulu dinyatakan positif beberapa hari lalu.

Sementara itu data terakhir yang diperoleh Pukul 15.50 WIB dari Wakil Satgas Covid-19 Bener Meriah, Wahidi, satu warga yang positif covid-19 berinisial SH (19).

“Info terkini: 1 warga BM terkonfirmasi Positif Covid 19 SH (18), saat ini masih melakukan isolasi mandiri,” kata Wahidi melalui pesan singkatnya.

Dengan demikian, jumlah orang positif covid-19 di Bener Meriah menjadi 11 orang.

Aceh Tengah Menjadi 4 Orang

Sementara itu Kabupaten Aceh Tengah untuk pertama kalinya mencatatkan kasus positif covid-19 selama pandemi virus corona berlangsung.

Rabu 30 Juli, 1 dokter dan 1 perawat yang bekerja di RSU Datu Beru positif covid-19. Kenudian ditambah 1 anggota TNI yang sedang bertugas di Banda Aceh.

Menurut Direktur RSU Datu Beru, Hardi Yanis. Dua tenaga medis yang positif itu diduga karena sempat satu ruangan dengan BS, seorang warga Bener Meriah yang datang menjenguk bibinya di rumah sakit itu.

“Jadi BS itu mengunjungi makcik (bibi) nya. Padahal kita sudah larang. Esoknya kita dengar sudah positif, jadi kita langsung minta semua yang pernah berada diruangan itu saat BS datang untuk uji Swab,”

“Hasilnya 2 tenaga kesehatan kita positif,” kata Hardi Yanis.

Sementara itu seorang anggota TNI yang ber KTP Aceh Tengah juga diinformasikan terpapar covid-19.

Informasi yang diperoleh Suaragayo.com Rabu (29/7/2020), pasien ini sedang bertugas di Banda Aceh, dan dirawat disalah satu rumah sakit disana, kemudian setelah diperiksa, pasien tersebut positif covid-19.

Sehari setelahnya, kasus positif covid-19 bertambah kembali di Aceh Tengah menjadi 4 orang. Kali ini juga seorang tenaga medis yang bekerja di Datu Beru Takengon.

“Benar, ada 4 orang positif saat ini. Kemarin 3 dan hari ini satu orang rekan kita dari tenaga medis,” ujar Juru Bicara Satgas Covid-19 Aceh Tengah, dr Yunasri, melalui telepon selulernya, Kamis, (30/7/2020).

Menurut Yunasri, pembahan warga yang positif covid-19 terjadi setelah konfirmasi yang diterima Satgas Covid-19 Aceh Tengah sekitar Pukul 23.00 WIB Rabu (29/7/2020).

“Kita dapat info tadi malam. Jadi dari 10 yang ikut Swab, 1 nama belum keluar hasil. Baru tadi malam keluar informasi,” kata Yunasri.

Dia meminta masyarakat untuk tetap waspada akan covid-19 dengan tetap mematuhi protokol kesehatan, agar kasus positif covid-19 bisa diminimalisir.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button