GAYONasional

Yusradi Usman al-Gayoni Ditunjuk jadi Koordinator One Week One Juz Musara Gayo Jabodetabek

Press Realise

JAKARTA, SUARAGAYO.Com – Warga One Week One Juz (OWOJ) Musara Gayo Jabodetabek menunjukYusradi Usman al-Gayoni sebagai koordinator, pasca meninggalnya Junsen Mencerlo, sebagai koordinator OWOJ sebelumnya.

“Koordinator OWOJ, Junsen Mencerlo, berpulang ke rahmatullah  beberapa waktu yang lalu (18/9). Makanya, ditunjuk pemimpin OWOJ yang baru,” kata Almujaini Abdul Karim, Wakil Ketua III Musara Gayo Jabodetabek sekaligus Pembina OWOJ, Jakarta, Senin (27/9/2021).

Sampai dua hari yang lalu, jelasnya, Sekretaris OWOJ Yusradi Usman al-Gayoni merangkap sebagai pelaksana koordinator OWOJ.

“Karena dianggap perlu mengisi kekosongan koordinator, setelah dibahas, anggota OWOJ sepakat memilih Yusradi untuk memimpin OWOJ sampai berakhirnya periode kepengurusan Musara Gayo Jabodetabek, Desember 2022,” jelas Almujaini.

Secara terpisah, Yusradi Usman al-Gayoni, mengungkapkan, ia sudah menyusun kepengurusan sebagai tindaklanjut pergantian koordinator tersebut.

“Insya allah diumumkan hari ini, supaya cepat di-SK-kan dan bisa segera rapat kerja. Banyak yang disesuaikan melihat perjalanan dua tahun, persoalan, kebutuhan, dinamika, tantangan, dan perkembangan OWOJ,” ujar Yusradi.

<span;>Dijelaskan Yusradi, sebelumnya pengelola inti OWOJ hanya koordinator dengan sekretaris dan dibantu ketua kelompok. Sekarang, organisasinya akan lebih besar, mengingat bertambahnya yang ikut OWOJ.

Ditambahkan Yusradi, sejauh ini, OWOJ juga tidak memiliki keuangan (uang kas).

“Saat ini, coba diupayakan. Ini penting, untuk operasional dan pengembangan OWOJ.  Termasuk, membantu anggota OWOJ yang sakit dan memberikan santunan kepada anggota OWOJ yang meninggal dunia. Dalam dua tahun ini, sudah tiga anggota OWOJ yang meninggal dunia,” sebut Yusradi.

Sekretaris Umum Musara Gayo Jabodetabek itu berharap, supaya OWOJ semakin berkembang dan maju. Bahkan, diharapkan bisa go national dan go global. Dengan demikian, Musara Gayo Jabodetabek dan orang Gayo ikut memasyarakatkan dan membudayakan membaca Alquran di tengah-tengah masyarakat Indonesia.

“Kita mulai dari masyarakat Gayo terlebih dahulu, baik yang ada di Aceh maupun di berbagai daerah di Indonesia, dan ini sudah berjalan dalam dua tahun ini. Kita berupaya agar orang Gayo yang ada di luar negeri juga bisa ikut OWOJ, sebelum meluas ke nongayo,” sebut Yusradi.

OWOJ merupakan salah satu kegiatan Musara Gayo Jabodetabek periode 2019-2022. Masing-masing kelompok terdiri dari 30 peserta. Setiap peserta membaca 1 juz berbeda setiap minggunya sampai khatam 30 juz selama 30 minggu. Sekarang, OWOJ Musara Gayo Jabodetabek sudah diikuti 540 peserta se-Indonesia.

Facebook Comments Box

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button